0 Comments

Pontianak International Challenge 2026 memasuki fase puncak dengan kabar menggembirakan bagi tuan rumah. Ganda campuran Indonesia, Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu, berhasil memastikan tiket ke partai final setelah melewati semifinal dramatis melawan pasangan Chinese Taipei, Bo-Yuan Chen/Yan Fei Chen.

Bermain di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Sabtu (29/8/2026), Dejan/Apriyani sempat kehilangan gim pertama. Namun, pasangan Indonesia tersebut mampu melakukan perubahan strategi dan bangkit untuk mengamankan kemenangan 11-21, 21-10, 21-10.

Hasil tersebut membuat Dejan/Apriyani mencatatkan final pertama mereka di Pontianak International Challenge 2026 sekaligus menjaga peluang Indonesia untuk menambah gelar di hadapan publik sendiri.

Pada partai final, Minggu (30/8), Dejan/Apriyani akan menghadapi pasangan Chinese Taipei lainnya, Sheng-Ming Lin/Liang Ching Sun.

Dejan/Apriyani Bangkit Setelah Kehilangan Gim Pertama

Perjalanan Dejan/Apriyani menuju final tidak berlangsung mudah.

Pada gim pembuka semifinal, Bo-Yuan/Yan Fei mampu memberikan tekanan besar. Serangan pasangan Chinese Taipei membuat Dejan/Apriyani kesulitan menemukan ritme permainan dan akhirnya kalah cukup jauh 11-21.

Namun, situasi berubah pada gim kedua.

Dejan/Apriyani mulai beradaptasi dengan kondisi lapangan dan mengubah pola permainan. Mereka tampil lebih percaya diri serta mampu mengendalikan jalannya pertandingan.

Perubahan tersebut menghasilkan kemenangan telak 21-10 pada gim kedua.

Momentum kemudian dipertahankan pada gim penentuan. Dejan/Apriyani semakin nyaman memainkan pola mereka dan kembali menang 21-10 untuk memastikan tiket ke final.

Dejan mengakui kondisi lapangan dan karakter bola membuat mereka membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Setelah menemukan solusi pada gim kedua, permainan pasangan Indonesia tersebut menjadi lebih solid.

Final Pertama Menjadi Kesempatan Besar Dejan/Apriyani

Lolosnya Dejan/Apriyani ke final menjadi salah satu cerita utama Pontianak International Challenge 2026.

Bagi pasangan tersebut, pertandingan puncak menjadi kesempatan untuk menutup perjalanan mereka di Pontianak dengan gelar juara.

Dejan/Apriyani juga akan menghadapi pasangan Chinese Taipei, sehingga mereka kembali harus mempersiapkan strategi menghadapi karakter permainan lawan yang berbeda.

Apriyani menegaskan pentingnya pemulihan sebelum pertandingan final. Kondisi fisik, pola tidur, makanan, hingga kesiapan mental menjadi perhatian utama setelah melewati pertandingan semifinal tiga gim.

Indonesia Pastikan Gelar Ganda Putra

Selain Dejan/Apriyani, sektor ganda putra juga menghadirkan kabar positif.

Indonesia sudah memastikan gelar juara ganda putra Pontianak International Challenge 2026, setelah seluruh tempat di semifinal ditempati pasangan Merah Putih. Empat pasangan yang mencapai semifinal adalah Wahyu Agung Prasetyo/Pulung Ramadhan, Muhammad Rian Ardianto/Daniel Edgar Marvino, Ikhsan Lintang Pramudya/Aquino Evano Keneddy Tangka, serta Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan/Patra Harapan Rindorindo.

Dengan kondisi tersebut, gelar ganda putra dipastikan menjadi milik Indonesia karena final mempertemukan dua pasangan tuan rumah.

Dominasi tersebut menjadi salah satu pencapaian penting Indonesia dalam turnamen yang berlangsung di Pontianak.

Rian/Daniel Tersingkir di Semifinal

Sayangnya, perjalanan pasangan baru Muhammad Rian Ardianto/Daniel Edgar Marvino harus berakhir di semifinal.

Rian/Daniel menghadapi senior mereka di pelatnas, Wahyu Agung Prasetyo/Pulung Ramadhan, pada semifinal, Sabtu (29/8).

Pertandingan berlangsung sengit hingga tiga gim. Wahyu/Pulung akhirnya mengamankan kemenangan dengan skor 21-15, 14-21, 21-15 dalam waktu 61 menit.

Rian/Daniel sebenarnya telah menunjukkan performa positif sepanjang turnamen. Mereka sebelumnya berhasil mencapai semifinal setelah mengalahkan pasangan Chinese Taipei Chang Ko-Chi/Chen Sheng Fa dalam pertandingan tiga gim 21-8, 15-21, 21-15.

Namun, langkah mereka harus terhenti satu tahap sebelum final.

Meski demikian, tersingkirnya Rian/Daniel tidak menghilangkan peluang Indonesia untuk meraih gelar. Justru, hasil tersebut memastikan final sesama Indonesia di sektor ganda putra.

Wahyu/Pulung Melaju ke Partai Puncak

Kemenangan atas Rian/Daniel membuat Wahyu/Pulung mendapatkan tiket ke final.

Mereka akan berhadapan dengan Yeremia/Patra yang lebih dulu mengamankan tempat di partai puncak setelah mengalahkan pasangan Indonesia lainnya, Ikhsan Lintang Pramudya/Aquino Evano Keneddy Tangka.

Yeremia/Patra menang dalam pertandingan dramatis dengan skor 21-16, 17-21, 24-22. Mereka bahkan sempat tertinggal 16-19 pada gim ketiga sebelum berhasil membalikkan keadaan.

Hasil tersebut menciptakan final ideal bagi Indonesia.

Pertandingan puncak ganda putra tidak lagi menentukan negara mana yang menjadi juara. Pertanyaannya hanya satu: pasangan Indonesia mana yang akan membawa pulang gelar Pontianak International Challenge 2026?

Dominasi Ganda Putra Jadi Sorotan

Keberhasilan Indonesia menempatkan empat pasangan di semifinal menunjukkan kedalaman sektor ganda putra.

Tidak hanya pasangan berpengalaman seperti Rian/Daniel, tetapi pemain lain juga mampu menunjukkan performa kompetitif sepanjang turnamen.

Situasi ini menjadi sinyal positif bagi regenerasi ganda putra Indonesia.

Final sesama Indonesia juga memberikan kesempatan bagi dua pasangan untuk mendapatkan pengalaman penting dalam pertandingan perebutan gelar internasional.

Bagi Wahyu/Pulung maupun Yeremia/Patra, pertandingan final menjadi kesempatan untuk mengukuhkan diri sebagai juara di hadapan publik Pontianak.

Jadwal Final Pontianak International Challenge 2026

Babak final Polytron Pontianak International Challenge 2026 dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 30 Agustus 2026 di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak.

Dejan/Apriyani akan tampil di final ganda campuran menghadapi Sheng-Ming Lin/Liang Ching Sun dari Chinese Taipei. Sementara itu, final ganda putra akan mempertemukan dua pasangan Indonesia.

Bagi Indonesia, pertandingan final tersebut menjadi momentum untuk menambah koleksi gelar di turnamen yang digelar di kandang sendiri.

Pontianak International Challenge 2026 memberikan panggung besar bagi para wakil Indonesia.

Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu sukses melangkah ke final setelah bangkit secara dramatis dari ketertinggalan melawan wakil Chinese Taipei. Di sektor ganda putra, Indonesia bahkan sudah memastikan gelar setelah empat pasangan menguasai semifinal.

Rian Ardianto/Daniel Edgar Marvino memang harus tersingkir setelah kalah dari Wahyu Agung Prasetyo/Pulung Ramadhan. Namun, kekalahan tersebut tetap menghasilkan kabar positif karena final ganda putra akan menjadi all Indonesian final.

Kini perhatian tertuju pada partai puncak. Dejan/Apriyani memburu gelar, sementara dua pasangan ganda putra Indonesia akan bertarung untuk menentukan siapa yang menjadi juara Pontianak International Challenge 2026.

Related Posts