
Ciro Immobile resmi mengakhiri karier profesionalnya pada usia 36 tahun. Penyerang asal Italia tersebut memutuskan gantung sepatu setelah menjalani perjalanan panjang selama 17 tahun di dunia sepak bola profesional. Keputusan tersebut diumumkan oleh Paris FC pada Jumat, 14 Agustus 2026.
Immobile memilih pensiun untuk memberikan lebih banyak waktu kepada keluarga setelah bertahun-tahun menjalani kehidupan sebagai pesepak bola profesional. Keputusan tersebut sekaligus menutup perjalanan seorang striker yang pernah menjadi pencetak gol paling produktif di Serie A dan bagian dari skuad Italia yang menjuarai Euro 2020.
Ciro Immobile Pilih Keluarga Setelah 17 Tahun Berkarier
Keputusan pensiun Immobile datang ketika dirinya masih tercatat sebagai pemain Paris FC. Ia bergabung dengan klub Prancis tersebut setelah meninggalkan Bologna pada Februari 2026.
Bersama Paris FC, Immobile mencatatkan 12 penampilan di Ligue 1 dan mencetak dua gol. Meski masa baktinya di Prancis berlangsung singkat, klub tersebut menjadi pelabuhan terakhir dalam perjalanan panjang sang striker.
Immobile mengakui bahwa keputusan meninggalkan sepak bola bukan sesuatu yang mudah. Namun, setelah 17 tahun menjalani rutinitas sebagai pemain profesional, ia merasa sudah waktunya mengubah prioritas dan memberikan lebih banyak waktu kepada orang-orang terdekatnya.
Keputusan tersebut sekaligus menjadi akhir dari sebuah era bagi salah satu striker Italia paling produktif dalam generasinya.
Legenda Lazio dengan 207 Gol
Periode terbaik dalam karier Immobile terjadi ketika memperkuat Lazio. Ia bermain untuk klub ibu kota Italia tersebut selama delapan musim dan berkembang menjadi salah satu striker paling ditakuti di Serie A.
Immobile mencetak 207 gol dalam 340 pertandingan bersama Lazio, sekaligus menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah klub. Ia juga mempersembahkan satu trofi Coppa Italia dan dua gelar Supercoppa Italiana selama berada di Roma.
Produktivitasnya membuat Immobile bukan hanya menjadi legenda Lazio, tetapi juga salah satu pencetak gol paling konsisten dalam sejarah Serie A.
Hubungannya dengan Lazio menjadi bagian paling penting dari perjalanan kariernya. Selama bertahun-tahun, Immobile menjadi pusat serangan klub dan selalu menjadi salah satu pemain yang paling diandalkan untuk mencetak gol.
Golden Shoe dan Rekor 36 Gol Serie A
Salah satu pencapaian terbesar Immobile terjadi pada musim 2019/20. Ketika itu, ia mencetak 36 gol dalam satu musim Serie A dan menyamai rekor jumlah gol terbanyak dalam satu musim kompetisi tersebut.
Performa luar biasa itu membuat Immobile memenangkan European Golden Shoe 2020, penghargaan yang diberikan kepada pencetak gol terbanyak di liga-liga top Eropa.
Prestasi tersebut semakin memperkuat reputasi Immobile sebagai salah satu striker terbaik Eropa pada periode tersebut. Ia mampu bersaing dengan nama-nama besar lainnya dan membuktikan bahwa dirinya memiliki kemampuan mencetak gol secara konsisten di level tertinggi.
Immobile juga empat kali menjadi Capocannoniere, atau pencetak gol terbanyak Serie A.
Perjalanan Panjang dari Juventus hingga Paris FC
Karier Immobile tidak selalu berjalan mulus. Ia memulai perjalanan profesionalnya bersama Sorrento sebelum bergabung dengan Juventus.
Setelah itu, ia menjalani sejumlah masa peminjaman dan memperkuat beberapa klub Italia, termasuk Siena, Grosseto, dan Pescara. Bersama Pescara, Immobile mulai menunjukkan ketajamannya sebagai striker dan mencetak 28 gol dalam kompetisi liga.
Ia kemudian bermain untuk Genoa dan Torino sebelum mencoba pengalaman di luar Italia bersama Borussia Dortmund dan Sevilla.
Perjalanan tersebut akhirnya membawanya kembali ke Italia. Setelah sempat memperkuat Torino, Immobile bergabung dengan Lazio pada 2016. Di sanalah kariernya mencapai level tertinggi.
Setelah meninggalkan Lazio pada 2024, ia melanjutkan perjalanan bersama Beşiktaş, Bologna, dan akhirnya Paris FC.
Juara Euro 2020 Bersama Italia
Di level internasional, Immobile juga memiliki pencapaian besar. Ia merupakan bagian dari skuad Italia yang memenangkan Euro 2020, turnamen yang akhirnya digelar pada 2021 akibat penundaan selama pandemi COVID-19.
Immobile mencetak dua gol selama turnamen tersebut dan menjadi bagian dari tim Italia yang mengalahkan Inggris melalui adu penalti di final Wembley.
Secara keseluruhan, Immobile mencatatkan 57 penampilan dan 17 gol untuk tim nasional Italia. Meskipun perjalanan internasionalnya tidak selalu konsisten, status sebagai juara Eropa menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam kariernya.
Catatan Gol yang Menggambarkan Karier Immobile
Dalam catatan yang dirangkum Reuters, Immobile mencetak 306 gol dalam 599 pertandingan di level klub, sementara statistik keseluruhan yang mencakup seluruh kompetisi juga menempatkannya sebagai salah satu pencetak gol paling produktif dalam sepak bola Italia modern.
Angka tersebut menggambarkan konsistensi seorang striker yang mampu mencetak gol di berbagai klub dan kompetisi.
Namun, angka bukan satu-satunya ukuran keberhasilan Immobile. Ia meninggalkan jejak kuat di Lazio, memenangkan penghargaan individu bergengsi, mengangkat trofi bersama klub dan negara, serta menjadi bagian dari generasi Italia yang berhasil memenangkan gelar Eropa.
Akhir Karier yang Penuh Makna
Pensiunnya Ciro Immobile menjadi penutup perjalanan seorang pemain yang selama bertahun-tahun hidup di bawah tekanan untuk mencetak gol.
Dari Sorrento hingga Juventus, dari Torino dan Dortmund hingga Lazio, kemudian Beşiktaş, Bologna, dan Paris FC, Immobile melewati berbagai fase dalam kariernya. Tidak semuanya berhasil, tetapi ia mampu bangkit dan menemukan tempat terbaiknya.
Lazio menjadi tempat di mana Immobile mencapai status legenda. Italia menjadi tempat ia merasakan salah satu momen terbesar dalam kariernya. Sementara Paris FC menjadi klub terakhir yang menyaksikan perjalanan profesionalnya berakhir.
Kini, setelah 17 tahun sebagai pesepak bola profesional, Immobile memilih menutup bab tersebut dan menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarga.
Ciro Immobile meninggalkan sepak bola bukan hanya sebagai seorang striker, tetapi sebagai salah satu pencetak gol paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola Italia modern.