0 Comments

SHENZHENChina Masters 2026 menghadirkan drama pada babak pertama. Sejumlah pertandingan harus berakhir lebih cepat karena beberapa kontestan memutuskan mundur sebelum laga selesai. Salah satunya terjadi pada duel ganda putra yang melibatkan pasangan muda Indonesia Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi.

Faathir/Devin berhasil memastikan tiket ke babak 16 besar setelah unggulan kelima asal Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, tidak melanjutkan pertandingan. Pasangan Indonesia lebih dahulu memenangkan gim pertama dengan skor 21-16 sebelum laga dihentikan.

Situasi tersebut menjadi salah satu drama menarik dalam rangkaian hasil China Masters 2026, terutama karena Faathir/Devin sedang menjalani debut mereka di turnamen level BWF World Tour Super 750.

Faathir/Devin Tumbangkan Jagoan Malaysia

Pertandingan Faathir/Devin melawan Goh Sze Fei/Nur Izzuddin berlangsung cukup ketat pada awal gim pertama. Kedua pasangan sempat terlibat kejar-kejaran angka hingga kedudukan 6-6.

Setelah itu, Faathir/Devin mampu menemukan momentum. Pasangan Indonesia bahkan berhasil mencetak lima poin beruntun dan menutup interval dengan keunggulan 11-6.

Selepas interval, Goh/Izzuddin berusaha bangkit. Pasangan Malaysia mampu mengejar dan menyamakan kedudukan menjadi 12-12.

Namun, Faathir/Devin kembali mengontrol permainan. Mereka mampu memanfaatkan bola-bola tanggung dari lawan untuk melancarkan serangan dan akhirnya mengamankan gim pertama dengan skor 21-16.

Nur Izzuddin Tidak Bisa Melanjutkan Pertandingan

Pertandingan kemudian tidak berlanjut ke gim kedua. Goh Sze Fei/Nur Izzuddin memutuskan mundur sehingga Faathir/Devin otomatis melaju ke babak 16 besar.

Menurut keterangan Devin, pasangan Indonesia awalnya tidak mengetahui alasan lawannya menghentikan pertandingan. Setelah ditanyakan, diketahui bahwa Nur Izzuddin mengalami demam sejak malam sebelum pertandingan dan kondisinya semakin memburuk.

Keputusan untuk tidak memaksakan pertandingan menjadi pilihan yang tepat mengingat kondisi kesehatan pemain. Dengan demikian, Faathir/Devin melanjutkan perjalanan mereka di China Masters 2026 tanpa harus memainkan gim kedua.

Debut Super 750 yang Langsung Menghasilkan Tiket 16 Besar

Hasil ini terasa spesial bagi Faathir/Devin karena China Masters 2026 merupakan turnamen BWF World Tour Super 750 pertama mereka.

Pasangan muda Indonesia tersebut sebelumnya telah menunjukkan perkembangan positif di berbagai turnamen. Mereka juga datang dengan kepercayaan diri setelah tampil kompetitif dalam sejumlah ajang BWF World Tour sepanjang 2026.

Meski demikian, Faathir tidak ingin terlalu cepat memasang target tinggi. Ia menyebut target utama mereka adalah mencapai perempat final, tetapi perjalanan akan dijalani secara bertahap karena level persaingan Super 750 jauh lebih berat.

Faathir/Devin Sudah Ditunggu Pasangan Malaysia Lain

Tantangan berikutnya langsung menanti Faathir/Devin. Pada babak 16 besar, mereka akan menghadapi pasangan Malaysia Tee Kai Wun/Yap Roy King.

Tee/Yap berhasil melangkah ke babak kedua setelah mengalahkan pasangan Taiwan Zhi-Wei He/Huang Hui-Hsuan dalam pertandingan tiga gim dengan skor 18-21, 21-16, 21-9.

Pertandingan tersebut akan menjadi ujian berbeda bagi Faathir/Devin. Setelah mendapatkan kemenangan melalui mundurnya lawan pada babak pertama, mereka harus kembali menunjukkan konsistensi apabila ingin melangkah lebih jauh.

Bukan Hanya Faathir/Devin, Drama Retirement Warnai China Masters

Drama mundurnya pemain tidak hanya terjadi dalam satu pertandingan. Babak pertama China Masters 2026 turut diwarnai sejumlah laga yang tidak berakhir hingga poin terakhir karena adanya pemain yang tidak dapat meneruskan pertandingan.

Kondisi tersebut membuat persaingan di Shenzhen menjadi penuh kejutan. Dalam turnamen dengan level Super 750, setiap pasangan datang dengan target besar sehingga keputusan untuk mundur biasanya berkaitan dengan kondisi fisik yang tidak memungkinkan.

Bagi para pemain yang melaju karena lawan mundur, situasi tersebut juga menghadirkan tantangan tersendiri. Mereka mendapatkan tiket ke babak berikutnya, tetapi tidak memperoleh pengalaman pertandingan penuh seperti yang direncanakan.

Leo/Daniel Juga Melaju ke Babak 16 Besar

Selain Faathir/Devin, Indonesia mendapatkan kabar positif dari sektor ganda putra melalui Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.

Leo/Daniel berhasil mengalahkan pasangan Korea Selatan Kim Won-ho/Seo Seung-jae dengan skor 21-19, 21-19. Hasil tersebut membuat mereka mengikuti jejak Faathir/Devin ke babak 16 besar China Masters 2026.

Keberhasilan tersebut menjadi modal penting bagi Indonesia dalam menjaga peluang meraih hasil maksimal di turnamen BWF Super 750 tersebut.

Jonatan Christie Ikut Melaju

Dari sektor tunggal putra, Jonatan Christie juga berhasil mengamankan tiket ke babak berikutnya.

Jonatan mengalahkan wakil Malaysia Leong Jun Hao dengan skor 21-17, 21-19. Kemenangan tersebut membuat Indonesia memiliki beberapa wakil yang berhasil melewati babak pertama China Masters 2026.

Jonatan selanjutnya akan menghadapi Jason Gunawan pada babak 16 besar.

Indonesia Hanya Mengirim Empat Wakil

Indonesia sebenarnya dijadwalkan memiliki lebih banyak pemain di China Masters 2026. Namun, PBSI menarik sembilan wakil dari turnamen tersebut karena mempertimbangkan persiapan menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Sejumlah pemain yang ditarik antara lain Alwi Farhan, Putri Kusuma Wardani, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, serta beberapa pasangan ganda putri dan ganda campuran.

Dengan keputusan tersebut, Indonesia hanya memiliki empat wakil yang bertanding di China Masters 2026.

Peluang Indonesia di Babak Berikutnya

Lolosnya Faathir/Devin, Leo/Daniel, dan Jonatan Christie membuat peluang Indonesia tetap terbuka di China Masters 2026.

Khusus Faathir/Devin, kemenangan atas pasangan unggulan Malaysia menjadi suntikan kepercayaan diri. Namun, mereka tetap harus menjaga fokus karena lawan berikutnya, Tee Kai Wun/Yap Roy King, juga datang dengan motivasi tinggi.

Debut di level Super 750 tentu menjadi pengalaman berharga. Jika mampu mempertahankan pola permainan seperti pada gim pertama melawan Goh/Izzuddin, Faathir/Devin berpeluang melangkah lebih jauh.

Hasil China Masters 2026 Jadi Sorotan

Drama pertandingan menjadi salah satu warna dalam hasil China Masters 2026 hari pertama. Mundurnya beberapa kontestan membuat sejumlah pertandingan berakhir lebih cepat, termasuk laga yang mempertemukan Faathir/Devin dengan unggulan kelima Malaysia.

Bagi Indonesia, hasil tersebut tetap memberikan kabar positif. Faathir/Devin berhasil menembus 16 besar dalam debut Super 750, sementara Leo/Daniel dan Jonatan Christie juga mengamankan kemenangan.

Kini perhatian beralih ke babak berikutnya. Faathir/Devin akan berusaha melanjutkan kejutan di China Masters 2026 dan membidik tiket perempat final, sementara wakil Indonesia lainnya juga berupaya menjaga asa Merah Putih di Shenzhen.

Related Posts