
Kejuaraan Dunia 2026 bakal menghadirkan persaingan ketat di sektor ganda campuran. Kehadiran Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja membuat peta persaingan semakin menarik, terutama setelah pasangan Indonesia tersebut dipastikan masuk dalam daftar peserta menuju BWF World Championships 2026 di New Delhi, India.
Rehan/Gloria tercatat dalam daftar kualifikasi Kejuaraan Dunia 2026 dengan posisi yang cukup kompetitif. Data kualifikasi menempatkan mereka di peringkat ke-37 dalam daftar pasangan yang mengumpulkan poin untuk lolos ke ajang tersebut.
Kehadiran pasangan ini menjadi tambahan kekuatan bagi Indonesia sekaligus membuat persaingan ganda campuran semakin sulit diprediksi.
Rehan/Gloria Kembali Menjadi Sorotan
Rehan Naufal Kusharjanto dan Gloria Emanuelle Widjaja bukan pasangan baru di panggung internasional. Keduanya telah membangun kombinasi permainan yang cukup solid dan pernah meraih gelar bersama di Polish Open 2025.
Setelah sempat melalui periode panjang yang penuh tantangan, Rehan/Gloria kembali menunjukkan kemampuan mereka pada musim 2026. BWF bahkan mencatat pasangan tersebut kembali tampil di semifinal Taipei Open 2026 setelah melewati masa panjang tanpa pertandingan karena masalah kebugaran.
Kembalinya mereka ke Kejuaraan Dunia membuat Indonesia memiliki opsi tambahan di sektor ganda campuran.
Bagi Rehan dan Gloria, tampil di Kejuaraan Dunia juga menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa mereka mampu bersaing dengan pasangan-pasangan terbaik dunia.
Persaingan Ganda Campuran Semakin Terbuka
Sektor ganda campuran dalam beberapa tahun terakhir berkembang menjadi salah satu nomor yang paling kompetitif di bulu tangkis dunia.
Pasangan dari China, Thailand, Korea Selatan, Jepang, Malaysia, hingga Eropa memiliki kualitas yang relatif merata. Kondisi tersebut membuat satu kesalahan kecil dalam pertandingan dapat menentukan hasil akhir.
Indonesia sendiri memiliki sejumlah pasangan yang menjadi perhatian di Kejuaraan Dunia 2026. Namun, dinamika skuad berubah setelah dua pasangan Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, dicoret dari keikutsertaan akibat proses investigasi BWF terkait dugaan pelanggaran integritas. PBSI menyatakan menghormati proses investigasi tersebut.
Situasi tersebut membuat kehadiran Rehan/Gloria menjadi semakin penting bagi Indonesia.
Ancaman dari Pasangan-Pasangan Unggulan Dunia
Rehan/Gloria tentu tidak akan mendapatkan jalan mudah di New Delhi. Mereka harus menghadapi sejumlah pasangan elite yang memiliki pengalaman dan konsistensi tinggi.
Ganda campuran Thailand, China, Malaysia, Korea Selatan, Jepang, hingga Eropa memiliki karakter permainan berbeda. Beberapa pasangan mengandalkan kecepatan, sementara lainnya unggul dalam permainan depan net dan variasi serangan.
Kondisi tersebut membuat strategi menjadi faktor penting. Rehan/Gloria harus mampu menjaga komunikasi, mengontrol tempo, serta menghindari kesalahan sendiri ketika menghadapi pasangan dengan kualitas seimbang.
Pengalaman Menjadi Modal Rehan/Gloria
Salah satu keuntungan Rehan/Gloria adalah pengalaman bermain bersama di berbagai turnamen internasional.
Mereka telah menghadapi sejumlah pasangan papan atas dan mengetahui tuntutan pertandingan di level BWF World Tour. Pengalaman tersebut dapat menjadi modal ketika menghadapi tekanan di Kejuaraan Dunia.
Selain itu, Rehan memiliki kemampuan menyerang yang dapat menjadi senjata penting. Sementara Gloria memiliki pengalaman dan kemampuan bermain di depan net yang dapat membantu menciptakan ruang serangan bagi pasangannya.
Jika keduanya mampu menjaga konsistensi, Rehan/Gloria berpotensi menjadi pasangan yang sulit dikalahkan.
Kejuaraan Dunia 2026 Jadi Ujian Besar
Kejuaraan Dunia 2026 akan berlangsung pada 17–23 Agustus 2026 di New Delhi, India.
Turnamen ini menjadi salah satu agenda paling bergengsi dalam kalender bulu tangkis dunia. Tidak ada ruang bagi pasangan yang tampil tidak konsisten karena setiap pertandingan dapat menentukan perjalanan mereka menuju babak berikutnya.
Bagi Rehan/Gloria, target awal tentu adalah melewati babak-babak awal dengan permainan yang stabil. Setelah itu, mereka bisa mulai melihat peluang untuk melangkah lebih jauh.
Posisi mereka dalam daftar kualifikasi juga menunjukkan bahwa perjalanan menuju gelar tidak akan mudah. Namun, status tersebut sekaligus memberikan motivasi untuk tampil tanpa beban menghadapi pasangan yang lebih diunggulkan.
Indonesia Membutuhkan Performa Terbaik Rehan/Gloria
Dengan adanya perubahan komposisi wakil Indonesia, Rehan/Gloria kini memiliki tanggung jawab lebih besar.
Indonesia membutuhkan pasangan yang mampu bersaing hingga babak akhir. Kehadiran Rehan/Gloria dapat memberikan kedalaman skuad sekaligus membuka peluang Indonesia untuk mendapatkan hasil positif di sektor ganda campuran.
Meski demikian, mereka harus fokus pertandingan demi pertandingan. Kejuaraan Dunia bukan sekadar soal peringkat, tetapi juga bagaimana pasangan mampu mengatasi tekanan pada momen-momen penting.
Peta Persaingan Semakin Sulit Diprediksi
Keikutsertaan Rehan/Gloria membuat sektor ganda campuran Kejuaraan Dunia 2026 semakin menarik. Pasangan Indonesia tersebut memiliki pengalaman, kemampuan menyerang, serta chemistry yang sudah terbentuk.
Di sisi lain, kualitas lawan yang sangat merata membuat peluang setiap pasangan tetap terbuka.
Dengan persiapan yang matang dan kondisi fisik yang optimal, Rehan/Gloria memiliki kesempatan untuk menjadi salah satu kejutan di New Delhi.
Kejuaraan Dunia 2026 akhirnya bukan hanya menjadi panggung bagi para unggulan, tetapi juga kesempatan bagi Rehan/Gloria untuk membuktikan bahwa mereka mampu bersaing di level tertinggi dunia.