0 Comments

Klay Thompson belum sekalipun memainkan pertandingan resmi bersama Miami Heat, tetapi target besar sudah berada dalam pikirannya. Sang penembak jitu veteran langsung mengincar salah satu rekor penting dalam sejarah franchise, yakni jumlah tripoin terbanyak dalam satu musim.

Thompson secara terbuka menanyakan berapa jumlah rekor tripoin satu musim milik Miami Heat. Jawabannya adalah 270 tripoin, sebuah catatan yang dibuat Duncan Robinson pada musim 2019-20.

Target tersebut langsung menarik perhatian karena mencerminkan ambisi Thompson setelah memilih Miami sebagai klub barunya.

Pemain berusia 36 tahun itu datang ke Miami dengan reputasi sebagai salah satu shooter terbaik dalam sejarah NBA. Thompson bahkan berada di peringkat keempat dalam daftar tripoin terbanyak sepanjang sejarah NBA ketika bergabung dengan Heat.

Kini, ia memiliki kesempatan untuk menambah satu lagi pencapaian dalam kariernya.

Duncan Robinson Masih Memegang Rekor Heat

Rekor yang ingin dikejar Thompson saat ini masih menjadi milik Duncan Robinson.

Robinson mencatatkan 270 tembakan tiga angka pada musim 2019-20. Jumlah tersebut menjadikannya pemain dengan tripoin terbanyak dalam satu musim sepanjang sejarah Miami Heat.

Rekor tersebut bukan sesuatu yang mudah dicapai.

Namun, Thompson memiliki alasan untuk percaya diri. Sepanjang kariernya, ia sudah berkali-kali membuktikan bahwa volume tembakan tiga angka bukan sesuatu yang asing baginya.

Bahkan pada musim terakhirnya bersama Dallas Mavericks, Thompson masih mampu mencetak sekitar 200 tripoin meski hanya bermain rata-rata sekitar 21 menit per pertandingan.

Dengan peran yang berpotensi lebih besar di Miami, peluang tersebut bisa meningkat.

Klay Thompson Masih Memiliki Senjata Tripoin

Meskipun performa Thompson dalam beberapa musim terakhir tidak lagi seperti ketika ia berada di puncak bersama Golden State Warriors, kemampuan menembaknya tetap menjadi senjata utama.

Pada musim 2025-26 bersama Dallas Mavericks, Thompson mencatatkan 202 tripoin dari 527 percobaan menurut sejumlah laporan, dengan persentase tembakan tiga angka sekitar 38,3 persen.

Angka tersebut menunjukkan bahwa Thompson masih mampu menghasilkan tembakan jarak jauh dalam jumlah besar.

Jika ia mendapatkan menit bermain yang lebih banyak dan kesempatan tembakan yang konsisten bersama Miami, mengejar 270 tripoin bukanlah target yang mustahil.

Namun, konsistensi sepanjang musim akan menjadi faktor terpenting.

Kehadiran Giannis Bisa Membantu Thompson

Salah satu alasan mengapa target tersebut menarik adalah komposisi baru Miami Heat.

Thompson bergabung dengan tim yang kini memiliki Giannis Antetokounmpo dan Bam Adebayo sebagai bagian penting dari skuad. Miami memang mendatangkan Thompson untuk menambah kualitas shooting di sekitar pemain-pemain bintang tersebut.

Kehadiran Giannis khususnya dapat memberikan keuntungan besar bagi Thompson.

Pertahanan lawan akan menghadapi dilema ketika Giannis menyerang area paint. Jika pemain bertahan membantu menghentikan penetrasi Giannis, Thompson bisa mendapatkan ruang di perimeter.

Sebaliknya, jika pertahanan memilih tetap menjaga Thompson secara ketat, Giannis dapat memanfaatkan ruang yang tersedia.

Situasi seperti ini berpotensi menghasilkan lebih banyak peluang terbuka bagi Thompson.

Target 270 Tripoin Bukan Sekadar Ambisi Pribadi

Meski mengejar rekor tentu menjadi motivasi, target Thompson tidak semata-mata tentang statistik individu.

Miami Heat mendatangkannya untuk membantu tim meningkatkan kualitas serangan dan bersaing memperebutkan gelar.

Thompson sendiri sebelumnya menjelaskan bahwa salah satu alasan memilih Miami adalah kesempatan untuk kembali mengejar kemenangan. Ia datang setelah menyelesaikan periode bersama Dallas Mavericks dan kemudian mencapai kesepakatan dengan Heat.

Karena itu, rekor tripoin bisa menjadi bonus dari perannya dalam sistem permainan Miami.

Jika Thompson mampu mencetak 270 tripoin atau lebih, kemungkinan besar kontribusinya terhadap serangan Heat juga akan sangat signifikan.

Mampukah Thompson Memecahkan Rekor Duncan Robinson?

Pertanyaan terbesar sekarang adalah apakah Thompson benar-benar mampu melewati angka 270 tripoin.

Secara matematis, target tersebut membutuhkan rata-rata sekitar 3,3 tripoin per pertandingan jika seorang pemain tampil dalam 82 pertandingan musim reguler.

Thompson sebenarnya memiliki sejarah yang mendukung target tersebut.

NBA mencatat bahwa Thompson pernah membuat lebih dari 200 tripoin dalam tujuh musim berturut-turut, sebuah rekor yang juga pernah dibagi bersama Stephen Curry. Ia juga pernah mencatat 301 tripoin dalam satu musim.

Artinya, secara kemampuan, angka 270 bukan sesuatu yang berada di luar jangkauannya.

Tantangannya adalah usia, menit bermain, konsistensi, kesehatan, dan bagaimana perannya di dalam sistem Miami.

Thompson Punya Motivasi Besar di Miami

Kepindahan ke Miami menjadi kesempatan baru bagi Thompson untuk membuktikan bahwa dirinya masih dapat memberikan pengaruh besar.

Setelah menjalani periode bersama Dallas, Thompson kini memasuki babak baru bersama Heat dengan kontrak dua tahun. Musim pertama akan menjadi kesempatan penting untuk menunjukkan bahwa kemampuan shooting-nya masih dapat menjadi pembeda.

Dengan pengalaman empat kali menjadi juara NBA dan lima kali masuk All-Star, Thompson juga membawa pengalaman besar ke ruang ganti Miami.

Pat Riley bahkan menggambarkannya sebagai salah satu pemain paling ikonik yang pernah bermain di NBA dan menilai kemampuan shooting Thompson sangat cocok dengan kebutuhan Heat.

Persaingan dengan Rekor Sendiri

Menariknya, Thompson tidak hanya mengejar rekor Miami Heat. Ia juga sedang mengejar standar tinggi yang pernah ia buat sendiri.

Musim terbaiknya dari sisi jumlah tripoin terjadi ketika ia mencetak 301 tripoin. Dengan catatan tersebut, Thompson sebenarnya hanya perlu mendekati performa terbaiknya untuk melewati rekor Robinson.

Namun, kondisi Thompson saat ini berbeda dibandingkan masa jayanya.

Ia tidak lagi berada di usia yang sama ketika menjadi bagian dari trio Splash Brothers bersama Stephen Curry dan Draymond Green.

Karena itu, pencapaian 270 tripoin bersama Miami akan menjadi bukti bahwa Thompson masih mampu berada di antara shooter elite NBA.

Miami Heat Mendapatkan Senjata Penting

Dari perspektif Miami, target Thompson justru bisa menjadi kabar positif.

Heat membutuhkan pemain yang mampu memberikan ancaman dari luar garis tiga angka. Dengan adanya Giannis dan Bam, kehadiran shooter seperti Thompson dapat membuat pertahanan lawan lebih sulit menentukan prioritas.

Jika Thompson mampu mencapai ritme terbaiknya, Miami memiliki kombinasi menarik antara serangan ke paint dan ancaman perimeter.

Hal tersebut akan semakin berbahaya ketika Thompson mendapatkan ruang tembak terbuka.

Dengan kata lain, mengejar rekor tripoin bukan hanya menguntungkan Thompson secara individu, tetapi juga dapat menjadi indikator bahwa sistem ofensif Miami berjalan dengan baik.

Klay Thompson langsung memasang target tinggi setelah bergabung dengan Miami Heat. Sang spesialis tripoin tersebut membidik rekor 270 tripoin dalam satu musim yang masih menjadi milik Duncan Robinson.

Target tersebut memang tidak mudah, tetapi bukan sesuatu yang mustahil.

Thompson memiliki sejarah panjang sebagai salah satu penembak tiga angka paling produktif di NBA. Ia bahkan pernah mencetak 301 tripoin dalam satu musim dan membuat lebih dari 200 tripoin selama tujuh musim berturut-turut.

Kini, dengan dukungan Giannis Antetokounmpo dan Bam Adebayo serta peran yang diharapkan lebih besar di Miami, Thompson memiliki kesempatan untuk kembali menunjukkan kualitasnya.

Jika mampu menjaga kesehatan, mendapatkan menit bermain yang cukup, dan konsisten dari perimeter, rekor 270 tripoin Duncan Robinson bisa menjadi salah satu target paling menarik untuk diikuti pada musim NBA 2026-27.

Lebih dari sekadar mengejar rekor, ambisi tersebut menunjukkan bahwa Klay Thompson datang ke Miami bukan hanya untuk menikmati fase akhir kariernya.

Ia datang untuk menang — dan membuktikan bahwa tembakan tiga angkanya masih bisa menjadi senjata mematikan.

Related Posts