0 Comments

Santiago Gimenez semakin dekat dengan pintu keluar AC Milan. Penyerang asal Meksiko itu dikabarkan telah mencapai kesepakatan personal dengan FC Porto, sementara negosiasi antara kedua klub terus berjalan untuk merampungkan kepindahan pada bursa transfer musim panas 2026.

Santiago Gimenez Semakin Dekat Tinggalkan AC Milan

Masa depan Santiago Gimenez di AC Milan kembali menjadi sorotan. Setelah hanya mendapatkan sedikit kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya di Italia, sang penyerang kini berada di ambang kepergian dari San Siro.

Laporan terbaru menyebutkan bahwa Gimenez telah menyepakati persyaratan pribadi dengan Porto. Kesepakatan tersebut menjadi perkembangan penting karena Milan dan Porto kini tinggal menyelesaikan struktur transfer sebelum kepindahan sang striker dapat diwujudkan.

Porto disebut menjadi klub yang paling serius mengejar Gimenez setelah beberapa klub sebelumnya dikaitkan dengan pemain berusia 25 tahun tersebut.

Porto Jadi Kandidat Terkuat

Porto tampaknya menjadi tujuan yang semakin realistis bagi Gimenez. Laporan dari Italia menyebutkan bahwa kedua klub telah mencapai kesepahaman verbal mengenai transfer sang pemain.

Skema yang dibahas adalah peminjaman dengan opsi pembelian, meskipun Milan ingin memasukkan sejumlah persyaratan agar opsi tersebut dapat berubah menjadi kewajiban membeli apabila kondisi tertentu terpenuhi.

Bagi Porto, Gimenez bisa menjadi tambahan penting untuk lini depan. Sang penyerang sebelumnya tampil produktif bersama Feyenoord dan memiliki pengalaman di kompetisi Eropa.

Sementara bagi Milan, kepindahan tersebut dapat menjadi solusi setelah perjalanan Gimenez di Serie A tidak berjalan sesuai harapan.

Perjalanan Gimenez di Milan Tidak Sesuai Ekspektasi

Gimenez bergabung dengan AC Milan pada Januari 2025 setelah tampil mengesankan bersama Feyenoord. Milan menginvestasikan sekitar €32 juta untuk mendapatkan jasanya, dengan nilai total yang dapat meningkat melalui bonus dan tambahan tertentu.

Ekspektasi terhadap Gimenez cukup tinggi. Ia diharapkan menjadi salah satu penyerang utama Milan dan melanjutkan ketajamannya seperti ketika bermain di Belanda.

Namun, performanya di Italia tidak berkembang seperti yang diharapkan. Catatan gol dan kontribusinya bersama Milan membuat klub mulai mempertimbangkan kemungkinan mencari solusi lain untuk masa depannya.

Situasi tersebut semakin rumit setelah perubahan besar dalam struktur skuad Milan pada musim panas 2026.

Cedera Sempat Menghambat Proses Transfer

Situasi Gimenez juga sempat dipengaruhi masalah kebugaran. Ia mengalami cedera pergelangan kaki ketika membela Meksiko di Piala Dunia dan kemudian menjalani proses pemulihan bersama Milanello.

Cedera tersebut sempat menimbulkan pertanyaan apakah proses transfernya akan tertunda. Namun, Gimenez kemudian kembali berlatih dan kemungkinan kepindahannya tetap terbuka.

Kondisi tersebut membuat Porto harus memastikan bahwa sang striker benar-benar siap secara fisik sebelum proses transfer diselesaikan.

AC Milan Ingin Menghindari Kerugian Besar

Dari sisi Milan, keputusan melepas Gimenez juga berkaitan dengan aspek finansial.

Sejumlah laporan menyebutkan bahwa Milan membutuhkan tawaran di kisaran €20-21 juta atau lebih untuk menghindari kerugian modal yang terlalu besar dari investasi mereka terhadap sang striker.

Karena itu, skema pinjaman dengan opsi atau kewajiban membeli bisa menjadi jalan tengah bagi kedua klub.

Milan dapat memberikan Gimenez kesempatan untuk menghidupkan kembali kariernya di klub baru, sementara Porto mendapatkan kesempatan menguji sang striker sebelum membuat investasi permanen.

Perubahan Skuad Milan Membuka Jalan Keluar

Kedatangan Ruben Amorim sebagai pelatih baru AC Milan membawa perubahan besar dalam komposisi skuad. Klub dilaporkan tengah melakukan perombakan dan sejumlah pemain harus memperjuangkan masa depan mereka.

Gimenez termasuk nama yang terus muncul dalam pembahasan mengenai kemungkinan pemain yang meninggalkan San Siro musim panas ini.

Meski demikian, terdapat laporan berbeda mengenai statusnya. Salah satu laporan pada 14 Agustus menyebut Amorim mengatakan bahwa Gimenez tidak berada dalam daftar pemain yang harus dijual. Hal ini menunjukkan bahwa situasi sang striker belum sepenuhnya final.

Namun, perkembangan negosiasi dengan Porto menunjukkan bahwa peluang kepergian Gimenez tetap sangat terbuka.

Apakah Porto Bisa Menjadi Tempat Kebangkitan Gimenez?

Jika transfer benar-benar terjadi, Porto dapat menjadi kesempatan penting bagi Gimenez untuk mengembalikan kepercayaan dirinya.

Sebelum bergabung dengan Milan, Gimenez tampil tajam bersama Feyenoord. Ia mencatatkan produktivitas tinggi di Belanda dan menjadi salah satu penyerang yang paling diperhitungkan sebelum pindah ke Serie A.

Kembali bermain di lingkungan yang lebih familiar dengan sepak bola menyerang bisa membantu Gimenez menemukan kembali insting mencetak golnya.

Porto juga memiliki reputasi sebagai klub yang mampu mengembangkan dan mengorbitkan pemain berkualitas sebelum menjualnya kembali ke klub-klub besar Eropa.

Masa Depan Gimenez Segera Terjawab

Saga transfer Santiago Gimenez kini memasuki fase penting. Setelah mencapai kesepakatan personal dengan Porto, fokus berikutnya adalah bagaimana Milan dan klub Portugal tersebut menyelesaikan detail transfer.

Jika kesepakatan tercapai, Gimenez akan mengakhiri periode yang relatif mengecewakan bersama AC Milan dan mendapatkan kesempatan baru untuk membangun kembali reputasinya.

Santiago Gimenez memang belum resmi meninggalkan AC Milan, tetapi sejumlah perkembangan terbaru membuat kepindahannya ke Porto semakin dekat. Dengan negosiasi antarklub yang terus berlangsung, keputusan final mengenai masa depannya kemungkinan menjadi salah satu cerita menarik di penghujung bursa transfer musim panas 2026.

Related Posts