
Aaron Chia/Soh Wooi Yik semakin dekat dengan medali ketiga mereka di Kejuaraan Dunia 2026. Ganda putra Malaysia itu melaju ke perempat final setelah rekan senegaranya, Man Wei Chong/Tee Kai Wun, terpaksa mundur akibat Tee Kai Wun mengalami keracunan makanan menjelang duel sesama wakil Malaysia di New Delhi, India.
Situasi tersebut menjadi momen yang cukup emosional bagi pelatih ganda putra Malaysia, Herry Iman Pierngadi atau Herry IP. Sang pelatih harus menerima kenyataan bahwa salah satu pasangan anak didiknya tidak mampu tampil dalam laga yang sebenarnya sudah dinantikan.
Chia/Soh Melaju ke Perempat Final
Aaron Chia/Soh Wooi Yik mendapatkan tiket ke babak delapan besar Kejuaraan Dunia 2026 tanpa harus bertanding. Man Wei Chong/Tee Kai Wun memutuskan mundur dari babak 16 besar setelah Tee Kai Wun mengalami masalah kesehatan.
Herry IP mengungkapkan bahwa Tee Kai Wun mengalami keracunan makanan, demam, dan diare, sehingga kondisi fisiknya tidak memungkinkan untuk bertanding. Pasangan Man/Tee akhirnya harus menyerah tanpa bertanding dalam laga yang seharusnya menjadi derbi Malaysia.
Bagi Chia/Soh, hasil tersebut membuat perjalanan mereka di Kejuaraan Dunia 2026 berlanjut ke perempat final. Mereka selanjutnya dijadwalkan menghadapi pasangan China Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi.
Selangkah Lagi Menuju Medali Ketiga
Kelolosan ke perempat final membuat Aaron Chia/Soh Wooi Yik semakin dekat dengan target meraih medali ketiga di Kejuaraan Dunia.
Sebelumnya, Chia/Soh telah meraih medali emas pada Kejuaraan Dunia 2022 di Tokyo dan medali perunggu pada edisi 2023 di Kopenhagen. Karena itu, keberhasilan mencapai delapan besar di New Delhi membuka peluang bagi mereka untuk kembali naik podium.
Perjalanan menuju medali tentu belum selesai. Chia/Soh masih harus melewati pertandingan perempat final dan, jika berhasil menang, melanjutkan perjuangan hingga semifinal.
Namun, status sebagai pasangan berpengalaman membuat mereka menjadi salah satu kandidat kuat untuk bersaing di fase akhir turnamen.
Pilu Herry IP, Anak Didiknya Gagal Tampil
Di balik keberhasilan Chia/Soh, terdapat cerita mengecewakan bagi Herry IP.
Pelatih asal Indonesia tersebut mengaku sangat menyayangkan Man Wei Chong/Tee Kai Wun harus mundur tanpa bertanding. Persiapan pasangan tersebut untuk menghadapi turnamen dunia harus berakhir secara tiba-tiba akibat kondisi kesehatan Tee Kai Wun.
Situasi itu semakin disayangkan karena pertandingan tersebut seharusnya menjadi derbi Malaysia yang mempertemukan dua pasangan dari program nasional.
Man/Tee sendiri datang ke Kejuaraan Dunia dengan status unggulan ke-11. Mereka juga baru kembali berpasangan setelah sebelumnya sempat dipisahkan akibat cedera yang dialami Man Wei Chong.
Karena itu, pertandingan melawan Chia/Soh seharusnya menjadi kesempatan penting bagi Man/Tee untuk menguji perkembangan kombinasi mereka di panggung terbesar.
Tee Kai Wun Keracunan Menjelang Pertandingan
Masalah kesehatan Tee Kai Wun muncul pada waktu yang sangat tidak ideal.
Menurut Herry IP, sang pemain mulai mengalami demam dan diare setelah keracunan makanan. Kondisinya kemudian membuat Tee tidak mampu memulihkan kebugarannya tepat waktu untuk menghadapi pertandingan.
Keputusan mundur akhirnya menjadi pilihan paling realistis. Memaksakan diri bertanding dalam kondisi fisik yang tidak prima tentu dapat meningkatkan risiko bagi atlet.
Bagi Herry IP, keputusan tersebut memang mengecewakan, tetapi kesehatan pemain tetap menjadi prioritas.
Chia/Soh Kembali Dipasangkan untuk Kejuaraan Dunia
Kejuaraan Dunia 2026 juga memiliki arti khusus bagi Aaron Chia dan Soh Wooi Yik.
Herry IP sebelumnya mengungkapkan bahwa keduanya kembali dipasangkan untuk turnamen ini setelah cukup lama menjalani perjalanan dengan pasangan berbeda. Kejuaraan Dunia di New Delhi bahkan diproyeksikan menjadi penampilan terakhir mereka sebagai pasangan sebelum program perombakan ganda putra Malaysia kembali dilakukan.
Kondisi tersebut membuat Chia/Soh memiliki motivasi tambahan.
Keduanya sudah sangat memahami karakter permainan masing-masing. Herry IP juga menyebut proses latihan mereka berjalan normal karena keduanya telah lama mengenal satu sama lain.
Kini, kesempatan untuk menutup kebersamaan mereka dengan prestasi besar terbuka lebar.
Herry IP Ingin Chia/Soh Menjadikan Momen Ini Berkesan
Herry IP berharap kembalinya Chia/Soh sebagai pasangan dapat menghasilkan sesuatu yang istimewa.
Setelah pernah memenangkan gelar dunia pada 2022, Chia/Soh memiliki pengalaman dan mental bertanding yang dibutuhkan untuk menghadapi tekanan di fase akhir turnamen.
Bagi keduanya, Kejuaraan Dunia 2026 bukan sekadar turnamen biasa. Ajang ini berpotensi menjadi kesempatan terakhir mereka tampil bersama dalam sebuah kejuaraan dunia.
Karena itu, setiap pertandingan menjadi sangat penting.
Persaingan Ganda Putra Malaysia Tetap Ketat
Meski Man/Tee harus tersingkir secara menyakitkan, Malaysia masih memiliki wakil lain di sektor ganda putra.
Selain Chia/Soh, pasangan Goh Sze Fei/Nur Izzuddin Rumsani juga berhasil melangkah ke perempat final. Mereka akan menghadapi pasangan nomor satu dunia asal Korea Selatan, Kim Won-hoo/Seo Seung-jae.
Dengan dua pasangan yang masih bertahan, Malaysia memiliki peluang untuk menempatkan wakilnya di semifinal.
Sementara itu, Indonesia masih memiliki Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang akan berjuang di babak delapan besar.
Tantangan Berat Menanti Chia/Soh
Lolos tanpa bertanding memang memberikan keuntungan dari sisi energi. Chia/Soh mendapatkan waktu tambahan untuk mempersiapkan diri menghadapi perempat final.
Namun, mereka tidak boleh terlena.
Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi akan menjadi lawan berikutnya dan pertandingan tersebut akan menjadi ujian sebenarnya setelah mereka mendapatkan kemenangan walkover.
Chia/Soh harus menjaga konsentrasi, terutama karena target mereka bukan sekadar mencapai perempat final. Mereka kini membidik podium dan berpeluang menambah koleksi medali Kejuaraan Dunia.
Aaron Chia/Soh Wooi Yik berada di ambang medali ketiga Kejuaraan Dunia setelah melaju ke perempat final 2026. Mereka mendapatkan tiket delapan besar setelah Man Wei Chong/Tee Kai Wun mundur akibat Tee Kai Wun mengalami keracunan makanan dan tidak mampu bertanding.
Bagi Herry IP, situasi tersebut menjadi momen yang sangat disayangkan karena Man/Tee harus mengakhiri perjuangan tanpa sempat menjalani derbi Malaysia.
Kini perhatian beralih kepada Chia/Soh. Dengan pengalaman sebagai juara dunia 2022 dan peraih perunggu 2023, mereka memiliki kesempatan untuk kembali naik podium.
Jika mampu mengalahkan Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi di perempat final, Chia/Soh akan semakin dekat dengan medali ketiga mereka di Kejuaraan Dunia.